JAKARTA- Pemeliharaan server oleh ICANN (Internet
Corporation for Assigned Names and Numbers) yang berdampak ke-130
negara. mendapat tanggapan langsung dari Kominfo yang meminta seluruh
pengguna untuk tenang dan tidak perlu khawatir terkait kabar tersebut.
Dengan demikian, Kemkominfo mengimbau ISP di Indonesia yang belum
menggunakan DNS (Domain Name System) Resolver terbaru agar tetap
waspada sehingga perbaikan tersebut tidak akan berdampak.
“Pengguna internet tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan
apa-apa, jika terjadi anomali harap hubungi isp/provider yg mengelola
DNS resolvernya untuk memastikan berjalan dengan baik,” kata Plt. Kepala
Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam wawancara dengan
Okezone, Jumat (12/10/2018)
Domain Name System (DNS) yang akan berdampak yakni yang berfungsi
mencari alamat IP dari nama domain yang dituju. DNS Revolver yang
dimaksud antara lain milik Interner Service Provider dan Google. ISP
yang menjalankan DNS resolver harus memastikan bahwa keys root di server
DNS Resolver mereka di update.
Hal yang sama juga diungkap Ketua Umum Pandi (Pengelola Nama Domain
Indonesia) Andi Budimansyah yang meminta pengguna internet di Indonesia
tidak perlu mengkhawatirkan isu yang beredar.
"Pergantian root server ICANN ini telah diantisipasi oleh
pengelola nama domain di seluruh dunia sejak 2 tahun lalu," pungkasnya.
(muf)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar