Private Sub Command1_Click()
Text3 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text6 = Val(Text4) * Val(Text5)
Text9 = Val(Text7) - Val(Text8)
Text12 = Val(Text10) / Val(Text11)
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
Text5 = ""
Text6 = ""
Text7 = ""
Text8 = ""
Text9 = ""
Text10 = ""
Text11 = ""
Text12 = ""
End Sub
Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text3 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text4.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text10_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text11.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text11_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text12 = Val(Text10) / Val(Text11)
End If
End Sub
Private Sub Text4_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text5.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text5_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text6 = Val(Text4) * Val(Text5)
Text7.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text7_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text8_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text9 = Val(Text7) - Val(Text8)
Text10.SetFocus
End If
End Sub
Minggu, 25 November 2018
tugas1.4 (perhitungan kalkulator)_bahasa pemrograman-1
Private Sub Command1_Click()
Text3 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text6 = Val(Text4) * Val(Text5)
Text9 = Val(Text7) - Val(Text8)
Text12 = Val(Text10) / Val(Text11)
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
Text5 = ""
Text6 = ""
Text7 = ""
Text8 = ""
Text9 = ""
Text10 = ""
Text11 = ""
Text12 = ""
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub
Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text10_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text11.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text4.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text4_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text5.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text5_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text7.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text7_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text8_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text10.SetFocus
End If
End Sub
Text3 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text6 = Val(Text4) * Val(Text5)
Text9 = Val(Text7) - Val(Text8)
Text12 = Val(Text10) / Val(Text11)
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
Text5 = ""
Text6 = ""
Text7 = ""
Text8 = ""
Text9 = ""
Text10 = ""
Text11 = ""
Text12 = ""
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub
Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text10_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text11.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text4.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text4_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text5.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text5_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text7.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text7_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text8_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text10.SetFocus
End If
End Sub
Tugas 1.3 (perkalian 2 bilangan + keypres)_bahasa pemrograman-1
Private Sub Cmdhitung_Click()
Txthasil = Val(txtn1) * Val(Txtn2)
End Sub
Private Sub Cmdbersih_Click()
txtn1.SetFocus
txtn1 = ""
Txtn2 = ""
Txthasil = ""
End Sub
Private Sub cmdhasil_Click()
End
End Sub
Private Sub Txtn1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Txtn2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Txtn2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Txthasil = Val(txtn1) * Val(Txtn2)
End If
End Sub
Txthasil = Val(txtn1) * Val(Txtn2)
End Sub
Private Sub Cmdbersih_Click()
txtn1.SetFocus
txtn1 = ""
Txtn2 = ""
Txthasil = ""
End Sub
Private Sub cmdhasil_Click()
End
End Sub
Private Sub Txtn1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Txtn2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Txtn2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Txthasil = Val(txtn1) * Val(Txtn2)
End If
End Sub
tugas 1.2 (perkalian dua bilangan) bahasa pemrograman-1
Private Sub Txtn1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Txtn2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Cmdhitung_Click()
Txthasil = Val(txtn1) * Val (Txtn2)
End Sub
Private Sub Cmdbersih_Click()
txtn1.SetFocus
txtn1 = ""
Txtn2 = ""
Txthasil = ""
End Sub
Private Sub cmdkeluar_Click()
End
End Sub
Tugas 1.1 (membuat data mahasiswa)_bahasa pemrograman-1
Private Sub Command1_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub
Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text3.SetFocus
End If
End Sub
Minggu, 18 November 2018
Kerjasama dengan DJI hingga Bigo Live, Honor Ingin Manjakan Konsumen Indonesia
Vendor ponsel asal Tiongkok, Honor meluncurkan smarthphone terbaru
Honor 8X di Indonesia pekan lalu. Dalam peluncuran itu, Honor juga
mengumumkan sejumlah kerjasama strategis untuk menarik konsumen muda
Indonesia yang dinamis.
Kolaborasi antara Honor 8X dengan para mitra bisnis ini akan dilaksanakan melalui berbagai kegiatan menarik bagi anak-anak muda di Indonesia, yang merupakan generasi kreatif yang selalu ingin berinovasi dan menetapkan tren baru. Honor percaya, melalui kolaborasi ini, Honor 8X akan menjadi smartphone favorit untuk keperluan fotografi, bermain game, dan juga menonton film.
Dalam acara peluncuran, Honor meluncurkan kotak khusus co-branding dengan DJI, yang merupakan pemimpin pasar untuk produk drone dan system fotografi udara. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan gaya hidup baru bagi anak muda Indonesia, terutama dengan bantuan teknologi yang kian canggih. Kotak co-branding khusus ini memuat logo Honor 8X dan DJI Spark. Selain itu, ada juga beberapa kerjasama offline antara Honor 8X dan DJI di took ritel resmi DJI di Jakarta.
Honor juga bermitra dengan Mobile Legends: Bang Bang, arena permainan online multiplayer yang populer di smartphone. Mobile Legends adalah game yang populer di kalangan mobile gamers Indonesia – sebuah permainan yang seru dimainkan selama jam istirahat makan siang, dimana para gamers akan berkumpul dan berperang melawan tim lain demi pentakill. Kerjasama ini bertujuan untuk menyediakan lebih banyak hiburan bagi konsumen dan memenuhi kebutuhan anak muda Indonesia yang ingin mengoptimalkan pengalaman gaming mereka.
Kolaborasi antara Honor 8X dengan para mitra bisnis ini akan dilaksanakan melalui berbagai kegiatan menarik bagi anak-anak muda di Indonesia, yang merupakan generasi kreatif yang selalu ingin berinovasi dan menetapkan tren baru. Honor percaya, melalui kolaborasi ini, Honor 8X akan menjadi smartphone favorit untuk keperluan fotografi, bermain game, dan juga menonton film.
Dalam acara peluncuran, Honor meluncurkan kotak khusus co-branding dengan DJI, yang merupakan pemimpin pasar untuk produk drone dan system fotografi udara. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan gaya hidup baru bagi anak muda Indonesia, terutama dengan bantuan teknologi yang kian canggih. Kotak co-branding khusus ini memuat logo Honor 8X dan DJI Spark. Selain itu, ada juga beberapa kerjasama offline antara Honor 8X dan DJI di took ritel resmi DJI di Jakarta.
Honor juga bermitra dengan Mobile Legends: Bang Bang, arena permainan online multiplayer yang populer di smartphone. Mobile Legends adalah game yang populer di kalangan mobile gamers Indonesia – sebuah permainan yang seru dimainkan selama jam istirahat makan siang, dimana para gamers akan berkumpul dan berperang melawan tim lain demi pentakill. Kerjasama ini bertujuan untuk menyediakan lebih banyak hiburan bagi konsumen dan memenuhi kebutuhan anak muda Indonesia yang ingin mengoptimalkan pengalaman gaming mereka.
Fujifilm Hadirkan Kamera Instax Square SQ20 Dukung Mode Gerak
Fujifilm hari ini memperkenalkan kamera Instax terbarunya, Instax
Square SQ20 di Indonesia. Kamera ini memiliki keunggulan dalam motion
mode yang dihadirkan, di mana mampu mengambil objek bergerak.
"Fujifilm hari ini akan memperkenalkan salah satu inovasi produk khususnya di Indonesia, Instax Square SQ20. Produk ini memiliki salah satu fitur baru yakni motion mode. Perangkat ini memiliki desain ekonomis dan dinamis untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi," kata President Director Fujifilm Indonesia, Noriyuki Kawakubo, di Suasana Restaurant, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).
Lebih lanjut keunggulan perangkat dijelaskan oleh Ass. Manager Consumer Printing Fujifilm Indonesia, Livia Setyabrata. Dia mengatakan jika kamera ini memilik 5 keunggulan fitur yang disematkan.
Pertama, frame grab di mana mampu mengabadikan video sekira 15 detik untuk mengambil momen gambar bergerak. Ada juga timeshift collage, memilih beberapa gambar untuk dijadikan dalam 1 frame. Kemudian, sequence filter, collage, dan 4.0 Digital Zoom dengan memutar bagian lensa ke kanan untuk mengambil gambar lebih besar.
"SQ20 ini sangat menarik biasanya kamera Instax hanya mengambil foto dan langsung disimpan. Di SQ20 kita bisa merekam video dan dipilih salah satunya untuk bisa di-print," kata Livia menerangkan
"Fujifilm hari ini akan memperkenalkan salah satu inovasi produk khususnya di Indonesia, Instax Square SQ20. Produk ini memiliki salah satu fitur baru yakni motion mode. Perangkat ini memiliki desain ekonomis dan dinamis untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi," kata President Director Fujifilm Indonesia, Noriyuki Kawakubo, di Suasana Restaurant, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).
Lebih lanjut keunggulan perangkat dijelaskan oleh Ass. Manager Consumer Printing Fujifilm Indonesia, Livia Setyabrata. Dia mengatakan jika kamera ini memilik 5 keunggulan fitur yang disematkan.
Pertama, frame grab di mana mampu mengabadikan video sekira 15 detik untuk mengambil momen gambar bergerak. Ada juga timeshift collage, memilih beberapa gambar untuk dijadikan dalam 1 frame. Kemudian, sequence filter, collage, dan 4.0 Digital Zoom dengan memutar bagian lensa ke kanan untuk mengambil gambar lebih besar.
"SQ20 ini sangat menarik biasanya kamera Instax hanya mengambil foto dan langsung disimpan. Di SQ20 kita bisa merekam video dan dipilih salah satunya untuk bisa di-print," kata Livia menerangkan
Perkuat Jaringan Internet Pelosok Negeri, Menkominfo Kunjungi Proyek Palapa Ring di Singkawang
Menkominfo Rudiantara bersama Stafsus Presiden Johan Budi meninjau
proyek infrastruktur telekomunikasi Palapa Ring di Kota Singkawang,
Kalimantan Barat, Senin (14/5/2018). Palapa Ring merupakan 'jalan tol
informasi' yang menggunakan jaringan serta optik di 57 kabupaten/kota
dan wilayah 3T untuk mendukung penetrasi internet cepat (broadband) yang
tersebar di seluruh Indonesia.
Proyek Palapa Ring dibagi menjadi 3 wilayah pembangunan. Di bagian Indonesia Barat dinamai Palapa Ring Barat. Dimana dibangun sepanjang 2.275 kilometer menjangkau wilayah Propinsi Riau dan Kepulauan Riau dengan dukungan jaringan kabel serat optik sepanjang 1980 kilometer untuk 5 kabupaten/kota.
Yakni Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Selain lima kabupaten tersebut, Palapa Ring Barat juga menjangkau atau menghubungkan enam kabupaten/kota Sumatera dan Kalimantan yang merupakan titik interkoneksi dengan jaringan tulang punggung serat optik yang telah dibangun oleh operator telekomunikasi.
Yaitu Dumai, Bengkalis, Siak, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Bembam, Tarempa, Ranai, Kuala Tungkal dan Daik Lingga. Termasuk Kota Singkawang. "Pada 11 Maret 2018, Proyek Palapa Ring Barat telah rampung dibangun dan siap mengoperasionalkan jaringan internet untuk melayani kebutuhan masyarakat," tutur Rudiantara kepada sejumlah wartawan, Selasa siang.
Sebelum ke Singkawang, ia juga telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna untuk meninjau langsung kesiapan operasional Palapa Ring Barat dengan melakukan uji coba internet cepat bersama dengan Bupati dan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan peninjauan di Singkawang ini, ia memberikan penjelasan tentang progres pembangunan serta prinsip pengoperasionalan dan bisnis proses dari Palapa Ring. Rudiantara juga melakukan pengecekan atas NOC dan memastikan bahwa kesiapan operasional jaringan Palapa Ring Barat di Singkawang dalam melayani kebutuhan masyarakat akan internet cepat.
"Saya mengimbau kepada para operator seluler untuk bisa segera memanfaatkan jaringan kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Barat untuk meluaskan jaringan sampai ke pedesaan. Palapa Ring Barat ibaratnya jalan tol dan operator diharapkan membangun jalan aksesnya," tuturnya.
Nantinya, kata Rudiantara, pemerintah akan memberikan keringanan harga sewa dan kemudahan perizinan untuk pemakaian Palapa Ring Barat. Karena proyek ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah untuk memberikan layanan komunikasi dan internet bagi seluruh masyarakat. "Saya juga berharap pemerintah daerah akan mempermudah proses perizinannya," harap dia.
Rudiantara melanjutkan, saat ini merupakan era digitalisasi. Dengan adanya Palapa Ring, maka wilayah yang tidak tersentuh oleh broadband akan menjadi memiliki akses broadband yang diharapkan masyarakat daerah dapat menikmakti layanan seluler dan internet sama seperti masyarakat kota. "Manfaatnya juga untuk peningkatan taraf hidup di bidang ekonomi serta pendidikan," pungkasnya.
Proyek Palapa Ring dibagi menjadi 3 wilayah pembangunan. Di bagian Indonesia Barat dinamai Palapa Ring Barat. Dimana dibangun sepanjang 2.275 kilometer menjangkau wilayah Propinsi Riau dan Kepulauan Riau dengan dukungan jaringan kabel serat optik sepanjang 1980 kilometer untuk 5 kabupaten/kota.
Yakni Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Selain lima kabupaten tersebut, Palapa Ring Barat juga menjangkau atau menghubungkan enam kabupaten/kota Sumatera dan Kalimantan yang merupakan titik interkoneksi dengan jaringan tulang punggung serat optik yang telah dibangun oleh operator telekomunikasi.
Yaitu Dumai, Bengkalis, Siak, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Bembam, Tarempa, Ranai, Kuala Tungkal dan Daik Lingga. Termasuk Kota Singkawang. "Pada 11 Maret 2018, Proyek Palapa Ring Barat telah rampung dibangun dan siap mengoperasionalkan jaringan internet untuk melayani kebutuhan masyarakat," tutur Rudiantara kepada sejumlah wartawan, Selasa siang.
Sebelum ke Singkawang, ia juga telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna untuk meninjau langsung kesiapan operasional Palapa Ring Barat dengan melakukan uji coba internet cepat bersama dengan Bupati dan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan peninjauan di Singkawang ini, ia memberikan penjelasan tentang progres pembangunan serta prinsip pengoperasionalan dan bisnis proses dari Palapa Ring. Rudiantara juga melakukan pengecekan atas NOC dan memastikan bahwa kesiapan operasional jaringan Palapa Ring Barat di Singkawang dalam melayani kebutuhan masyarakat akan internet cepat.
"Saya mengimbau kepada para operator seluler untuk bisa segera memanfaatkan jaringan kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Barat untuk meluaskan jaringan sampai ke pedesaan. Palapa Ring Barat ibaratnya jalan tol dan operator diharapkan membangun jalan aksesnya," tuturnya.
Nantinya, kata Rudiantara, pemerintah akan memberikan keringanan harga sewa dan kemudahan perizinan untuk pemakaian Palapa Ring Barat. Karena proyek ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah untuk memberikan layanan komunikasi dan internet bagi seluruh masyarakat. "Saya juga berharap pemerintah daerah akan mempermudah proses perizinannya," harap dia.
Rudiantara melanjutkan, saat ini merupakan era digitalisasi. Dengan adanya Palapa Ring, maka wilayah yang tidak tersentuh oleh broadband akan menjadi memiliki akses broadband yang diharapkan masyarakat daerah dapat menikmakti layanan seluler dan internet sama seperti masyarakat kota. "Manfaatnya juga untuk peningkatan taraf hidup di bidang ekonomi serta pendidikan," pungkasnya.
DJ Koh Ungkap Perbedaan Ponsel Lipat Galaxy X dengan FlexPai
Samsung telah memamerkan ponsel layar lipat
pertamanya pada 7 November 2018 dalam acara Samsung Developer Conference
(SDC) 2018 di San Francisco. CEO Samsung, DJ Koh telah memprediksi jika
ponsel lipat akan menggantikan smartphone di masa depan.
Dilansir dari laman Phone Arena, Senin (12/11/2018) tak hanya sampai di situ dia juga mengatakan bahwa Samsung juga tengah mengembangkan ponsel lipat yang layarnya mampu direnggangkan.
Dalam gelaran tersebut, Koh juga mengakui jika Samsung bukanlah perusahaan pertama yang membawa ponsel lipat di pasaran. Seperti diketahui, Royole Corporation telah menelurkan ponsel lipat pertama di dunia, FlexPai pada 31 Oktober 2018.
Alih-alih memuji FlexPai, Koh mengungkapkan perbedaan antara ponsel lipat miliknya dengan perangkat besutan perusahaan asal California tersebut. Dia mengungkapkan jika ponsel 7,3 inci milik Samsung memiliki perhatian khusus kepada sistem yang dijalankan.
"Perbedaan antara ponsel lipat Samsung adalah untuk mengejar UX yang optimal (pengalaman pengguna), baterai, dan ringan. Kami bertemu dengan CEO Google Sundar Pichai dua bulan yang lalu dan mengorganisasikan gugus tugas untuk UX dan dengan mendistribusikan prototipe ke pengembang pada hari ini, kami akan menciptakan pengalaman optimal sebelum peluncuran," ungkap dia.
Sebagai informasi, saat acara SDC Wakil Presiden Senior Pemasaran Samsung, Justin Dennison mengatakan bahwa ponsel lipat akan hadir dalam jumlah banyak pada awal 2019.
Hal tersebut juga didukung oleh Koh yang mengungkapkan jika ponsel akan menghasilkan setidaknya satu juta unit perangkat. Kemudian, jika respon pasar lebih baik maka Samsung akan memproduksi lebih banyak perangkat.
Dilansir dari laman Phone Arena, Senin (12/11/2018) tak hanya sampai di situ dia juga mengatakan bahwa Samsung juga tengah mengembangkan ponsel lipat yang layarnya mampu direnggangkan.
Dalam gelaran tersebut, Koh juga mengakui jika Samsung bukanlah perusahaan pertama yang membawa ponsel lipat di pasaran. Seperti diketahui, Royole Corporation telah menelurkan ponsel lipat pertama di dunia, FlexPai pada 31 Oktober 2018.
Alih-alih memuji FlexPai, Koh mengungkapkan perbedaan antara ponsel lipat miliknya dengan perangkat besutan perusahaan asal California tersebut. Dia mengungkapkan jika ponsel 7,3 inci milik Samsung memiliki perhatian khusus kepada sistem yang dijalankan.
"Perbedaan antara ponsel lipat Samsung adalah untuk mengejar UX yang optimal (pengalaman pengguna), baterai, dan ringan. Kami bertemu dengan CEO Google Sundar Pichai dua bulan yang lalu dan mengorganisasikan gugus tugas untuk UX dan dengan mendistribusikan prototipe ke pengembang pada hari ini, kami akan menciptakan pengalaman optimal sebelum peluncuran," ungkap dia.
Sebagai informasi, saat acara SDC Wakil Presiden Senior Pemasaran Samsung, Justin Dennison mengatakan bahwa ponsel lipat akan hadir dalam jumlah banyak pada awal 2019.
Hal tersebut juga didukung oleh Koh yang mengungkapkan jika ponsel akan menghasilkan setidaknya satu juta unit perangkat. Kemudian, jika respon pasar lebih baik maka Samsung akan memproduksi lebih banyak perangkat.
Laptop Premium Meningkat, Asus Hadirkan Vivobook dan ROG Terbaru Akhir Tahun
Pasar laptop di Indonesia saat ini tampaknya beralih menjadi segmen
premium yakni laptop dengan spesifikasi handal yang dibanderol Rp20 juta
ke atas. Hal tersebut juga diakui oleh PC & ROG TPR Territory
Marketing Asus Asia Pasific, Muhammad Firman.
Dia mengatakan jika pasar laptop premium saat ini meningkat dan sangat menjanjikan. "Memang saat ini netbook tren-nya netbook premium baik untuk gaming ataupun ultrabook. Pasarnya membesar di Indonesia, khususnya di Asus saja peningkatan pasar kita di laptop 20 juta ke atas itu bisa lebih dari tahun lalu (seri Zenbook) hingga sekira 305 persen," kata Firman saat ditemui di Eastern Opulence, Rabu (14/11/2018).
Dia melanjutkan tren di pasar Indonesia bahkan bukan lagi laptop low-range dengan kisaran harga Rp3 jutaan. "Tapi mulai bergeser ke perangkat yang dapat memenuhi berbagai macam aktivitas mereka," imbuh dia.
Meskipun demikian dia tak menyebutkan jika pasar laptop low-range tenggelam. "Masih saat ini, ya itu cuma kecenderungannya meskipun laptop mainstream ini banyak digunakan, akan tetapi laptop premium juga tumbuhnya semakin besar. Brand-brand lain juga optimis dengan produk premium karena demand-nya juga semakin meningkat dibanding tahun sebelumnya," jelas Firman.
Bahkan jika dihitung dari sisi revenue-nya, dia mengatakan jika penjualan satu unit laptop mainstream dengan premium itu bisa 10 kali lipat perbedaannya.
Lebih lanjut dia mengatakan jika Asus akan terus memasarkan laptop premium di Indonesia. "Dalam waktu dekat kita akan menghadirkan desain yang lebih value atau lebih murah dari Zenbook ini yaitu Vivobook diakhir November, lalu untuk gaming awal Desember akan kita hadirkan," katanya.
Untuk tipenya dia mengatakan yakni Vivobook S30 dan ROG FX505, namun sayangnya untuk saat ini kisaran harga dua laptop tersebut masih belum bisa diumumkan.
Dia mengatakan jika pasar laptop premium saat ini meningkat dan sangat menjanjikan. "Memang saat ini netbook tren-nya netbook premium baik untuk gaming ataupun ultrabook. Pasarnya membesar di Indonesia, khususnya di Asus saja peningkatan pasar kita di laptop 20 juta ke atas itu bisa lebih dari tahun lalu (seri Zenbook) hingga sekira 305 persen," kata Firman saat ditemui di Eastern Opulence, Rabu (14/11/2018).
Dia melanjutkan tren di pasar Indonesia bahkan bukan lagi laptop low-range dengan kisaran harga Rp3 jutaan. "Tapi mulai bergeser ke perangkat yang dapat memenuhi berbagai macam aktivitas mereka," imbuh dia.
Meskipun demikian dia tak menyebutkan jika pasar laptop low-range tenggelam. "Masih saat ini, ya itu cuma kecenderungannya meskipun laptop mainstream ini banyak digunakan, akan tetapi laptop premium juga tumbuhnya semakin besar. Brand-brand lain juga optimis dengan produk premium karena demand-nya juga semakin meningkat dibanding tahun sebelumnya," jelas Firman.
Bahkan jika dihitung dari sisi revenue-nya, dia mengatakan jika penjualan satu unit laptop mainstream dengan premium itu bisa 10 kali lipat perbedaannya.
Lebih lanjut dia mengatakan jika Asus akan terus memasarkan laptop premium di Indonesia. "Dalam waktu dekat kita akan menghadirkan desain yang lebih value atau lebih murah dari Zenbook ini yaitu Vivobook diakhir November, lalu untuk gaming awal Desember akan kita hadirkan," katanya.
Untuk tipenya dia mengatakan yakni Vivobook S30 dan ROG FX505, namun sayangnya untuk saat ini kisaran harga dua laptop tersebut masih belum bisa diumumkan.
Ini Alasan Asus Bawa Fitur Screenpad di Zenbook Pro 15
Asus secara resmi memperkenalkan laptop premium terbaru yakni ZenBook
Pro 15 (UX580). Laptop 15 inci ini memiliki keunggulan dalam fitur
touchpad-nya yang bisa menjadi layar kedua atau disebut Screenpad.
Dikatakan oleh PC & ROG TPR Territory Marketing Asus Asia Pasific, Muhammad Firman fitur ini dibawa Asus lantaran perusahaan asal Taiwan tersebut ingin mengembangkan desain touchpad yang saat ini "stuck" atau seperti itu-itu saja.
"Ini memang fitur pertama terobosan kita. Kita lihat touchpad itu sudah ada di notebook dari tahun 90-an. Tapi kita lihat beberapa tahun terakhir tidak ada terobosan yang benar-benar baru di touchpad. Hanya ada penambahan bisa sentuhan satu hingga tiga jari. Tapi touchpad sekarang ya seperti itu saja," kata Firman saat ditemui usai peluncuran ZenBook Pro 15, di Eastern Opulence, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018).
Lebih lanjut dia menambahkan jika akhirnya Asus menghadirkan Screenpad untuk memperkaya fungsi touchpad.
"Touchpad fungsinya bisa lebih sekedar menggantikan mouse. Kita hadirkan screenpad ini sebagai generasi berikutnya dari touchpad dan kebutuhan profesional yang membutuhkan produktivitas lebih. Banyak hal lain yang bisa dilakukan dengan notebook dibandingkan touchpad biasa," imbuh dia.
Dia juga mengungkapkan jika fitur tersebut adalah merupakan satu-satunya di Indonesia. Seperti diketahui beberapa brand laptop lainnya memang belum menyematkan teknologi Screenpad di jajaran laptopnya.
Tak hanya itu, dia melanjutkan jika terobosan diperkenalkan pertama kali secara global pada Juni 2018.
"Setelah akhir Oktober kemarin masuk ke pasar Indonesia dan kita luncurkan resmi di pasaran hari ini," imbuh dia.
Namun, dia juga mengatakan jika belum ada rencana untuk menghadirkan Screenpad di jajaran laptop Zenbook lainnya.
Dikatakan oleh PC & ROG TPR Territory Marketing Asus Asia Pasific, Muhammad Firman fitur ini dibawa Asus lantaran perusahaan asal Taiwan tersebut ingin mengembangkan desain touchpad yang saat ini "stuck" atau seperti itu-itu saja.
"Ini memang fitur pertama terobosan kita. Kita lihat touchpad itu sudah ada di notebook dari tahun 90-an. Tapi kita lihat beberapa tahun terakhir tidak ada terobosan yang benar-benar baru di touchpad. Hanya ada penambahan bisa sentuhan satu hingga tiga jari. Tapi touchpad sekarang ya seperti itu saja," kata Firman saat ditemui usai peluncuran ZenBook Pro 15, di Eastern Opulence, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018).
Lebih lanjut dia menambahkan jika akhirnya Asus menghadirkan Screenpad untuk memperkaya fungsi touchpad.
"Touchpad fungsinya bisa lebih sekedar menggantikan mouse. Kita hadirkan screenpad ini sebagai generasi berikutnya dari touchpad dan kebutuhan profesional yang membutuhkan produktivitas lebih. Banyak hal lain yang bisa dilakukan dengan notebook dibandingkan touchpad biasa," imbuh dia.
Dia juga mengungkapkan jika fitur tersebut adalah merupakan satu-satunya di Indonesia. Seperti diketahui beberapa brand laptop lainnya memang belum menyematkan teknologi Screenpad di jajaran laptopnya.
Tak hanya itu, dia melanjutkan jika terobosan diperkenalkan pertama kali secara global pada Juni 2018.
"Setelah akhir Oktober kemarin masuk ke pasar Indonesia dan kita luncurkan resmi di pasaran hari ini," imbuh dia.
Namun, dia juga mengatakan jika belum ada rencana untuk menghadirkan Screenpad di jajaran laptop Zenbook lainnya.
Pemanfaatan Jaringan 5G untuk Asian Games dan Smart City
JAKARTA - Banyak negara di dunia telah melakukan
pengembangan terhadap jaringan 5G. Jaringan tersebut diklaim memiliki
kecepatan tinggi, bahkan kecepatan download hingga 10 gigabit per detik.
Di Indonesia, uji coba jaringan 5G telah dilakukan sebanyak 4 kali, yakni 2 kali pada 2017, dan 2 kali pada 2018.
“Uji coba 2017 hanya indoor. Dilaksanakan oleh XL dan Telkomsel. Kemudian, uji coba 2018 merupakan kombinasi layanan indoor dan outdoor. Uji coba diselenggarakan oleh Kemkominfo dengan melibatkan 2 operator seluler Telkomsel dan XL,” terang Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Noor Iza kepada Okezone, Selasa (21/8/2018).
Lebih lanjut, dia menerangkan jika uji coba 5G pada tahun ini tidak hanya berdasarkan untuk jaringan telekomunikasi dan internet. Melainkan, lanjut Noor lebih menonjolkan pada pengenalan jenis-jenis pemanfaatan (use cases) teknologi 5G yang lebih beragam, yaitu yang terkait dengan Sport dan Mission Critical seperti yang ditampilkan oleh Telkomsel di 5G Experience Center yang berada di dalam komplek Gelora Bung Karno (GBK) dalam gelaran Asian Games 2018.
Seperti diketahui sebelumnya, pada akhir Juli Menkominfo, Rudiantara pernah mengatakan jika selain akses internet cepat dan gratis di Stadion Utama GBK, dilakukan uji coba teknologi 5G, yakni untuk mobil tanpa awak.
"Satu Autonomous Car mobil yang bisa jalan sendiri tanpa sopir dan satu lagi aplikasi pertandingan yang akan digunakan di venue Badminton dan Bola Basket,” kata dia.
Tidak hanya sampai di situ, belum lama ini ada juga pemanfaatan 5G bertema Smart City, antara lain untuk water management, city surveillance, smart watering/smart gardening, dan waste management/smart bin yang didemokan oleh XL di kawasan Kota Tua dengan menggandeng juga Pemerintah DKI Jakarta.
Di Indonesia, uji coba jaringan 5G telah dilakukan sebanyak 4 kali, yakni 2 kali pada 2017, dan 2 kali pada 2018.
“Uji coba 2017 hanya indoor. Dilaksanakan oleh XL dan Telkomsel. Kemudian, uji coba 2018 merupakan kombinasi layanan indoor dan outdoor. Uji coba diselenggarakan oleh Kemkominfo dengan melibatkan 2 operator seluler Telkomsel dan XL,” terang Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Noor Iza kepada Okezone, Selasa (21/8/2018).
Lebih lanjut, dia menerangkan jika uji coba 5G pada tahun ini tidak hanya berdasarkan untuk jaringan telekomunikasi dan internet. Melainkan, lanjut Noor lebih menonjolkan pada pengenalan jenis-jenis pemanfaatan (use cases) teknologi 5G yang lebih beragam, yaitu yang terkait dengan Sport dan Mission Critical seperti yang ditampilkan oleh Telkomsel di 5G Experience Center yang berada di dalam komplek Gelora Bung Karno (GBK) dalam gelaran Asian Games 2018.
Seperti diketahui sebelumnya, pada akhir Juli Menkominfo, Rudiantara pernah mengatakan jika selain akses internet cepat dan gratis di Stadion Utama GBK, dilakukan uji coba teknologi 5G, yakni untuk mobil tanpa awak.
"Satu Autonomous Car mobil yang bisa jalan sendiri tanpa sopir dan satu lagi aplikasi pertandingan yang akan digunakan di venue Badminton dan Bola Basket,” kata dia.
Tidak hanya sampai di situ, belum lama ini ada juga pemanfaatan 5G bertema Smart City, antara lain untuk water management, city surveillance, smart watering/smart gardening, dan waste management/smart bin yang didemokan oleh XL di kawasan Kota Tua dengan menggandeng juga Pemerintah DKI Jakarta.
Kominfo Terapkan Tiga Kebijakan untuk Mudahkan Telekomunikasi Korban Gempa Palu
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengumumkan jika
Kemkominfo mengambil tiga kebijakan untuk memudahkan dan membantu
masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah yang terdampak bencana pada 5
Oktober 2018.
Pertama, kemudahan pemberian izin frekuensi radio sementara, jadi tidak perlu ke KPID, ke KPI dan ke Menteri. Menurut Rudi, ini agar masyarakat dapat memanfaatkan radio sebagai sarana komunikasi untuk mencari keluarga, dan melaporkan kondisi. Kedua adalah ijin roaming, hal ini lantaran banyaknya Base Transceiver Station (BTS)
"Karena BTS banyak mati, satu operator dengan operator lain berbeda infrastruktur maka kami perbolehkan kalau ada yang mau roaming, kami tidak memaksa namanya juga emergency, dalam kondisi darurat kita berpikirnya juga harus emergency. Namun harus B to B antara operator yang mau roaming,” ungkap Rudiantara dalam keterangan resmi, Sabtu (6/10/2018).
Kebijakan lainnya yang diambil adalah diperbolehkannya simcard yang bisa dipakai (ready to use).
“Simcard ready to use ini karena di sana dealer belum tentu ada, nanti diperbolehkan penggunaan simcard tersebut sementara dan berjangka. Simcard ready to use ini nantinya akan menjadi tanggung jawab operator. Jika terjadi masalah criminal makan penelusuran kembali nomor tersebut tetap menjadi tanggung jawab operator,” tambah dia.
Sebelumnya diketahui, Gelombang tsunami menghantam Palu, Donggala, dan sebagian daerah di Sulteng pada 28 September 2018. Gelombang tinggi sekitar 3 meter menerjang Sulteng setelah gempa berkekuatan 7,5 SR terjadi.
Gempa tersebut berpusat di sepanjang pantai pulau Sulawesi sekitar 50 mil sebelah utara Palu. Akibat bencana tersebut beberapa bangunan dan kendaraan hancur
Selain itu, pada 5 Oktober 2018 malam Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto juga mencatat korban tewas gempa-tsunami Palu, Sulawesi Tengah mencapai 1.648 jiwa.
"Jadi ada 1.648 yang meninggal, hilang masih 683 dan yang tertimbun masih 152," kata Wiranto.
(ahl)
Pertama, kemudahan pemberian izin frekuensi radio sementara, jadi tidak perlu ke KPID, ke KPI dan ke Menteri. Menurut Rudi, ini agar masyarakat dapat memanfaatkan radio sebagai sarana komunikasi untuk mencari keluarga, dan melaporkan kondisi. Kedua adalah ijin roaming, hal ini lantaran banyaknya Base Transceiver Station (BTS)
"Karena BTS banyak mati, satu operator dengan operator lain berbeda infrastruktur maka kami perbolehkan kalau ada yang mau roaming, kami tidak memaksa namanya juga emergency, dalam kondisi darurat kita berpikirnya juga harus emergency. Namun harus B to B antara operator yang mau roaming,” ungkap Rudiantara dalam keterangan resmi, Sabtu (6/10/2018).
Kebijakan lainnya yang diambil adalah diperbolehkannya simcard yang bisa dipakai (ready to use).
“Simcard ready to use ini karena di sana dealer belum tentu ada, nanti diperbolehkan penggunaan simcard tersebut sementara dan berjangka. Simcard ready to use ini nantinya akan menjadi tanggung jawab operator. Jika terjadi masalah criminal makan penelusuran kembali nomor tersebut tetap menjadi tanggung jawab operator,” tambah dia.
Sebelumnya diketahui, Gelombang tsunami menghantam Palu, Donggala, dan sebagian daerah di Sulteng pada 28 September 2018. Gelombang tinggi sekitar 3 meter menerjang Sulteng setelah gempa berkekuatan 7,5 SR terjadi.
Gempa tersebut berpusat di sepanjang pantai pulau Sulawesi sekitar 50 mil sebelah utara Palu. Akibat bencana tersebut beberapa bangunan dan kendaraan hancur
Selain itu, pada 5 Oktober 2018 malam Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto juga mencatat korban tewas gempa-tsunami Palu, Sulawesi Tengah mencapai 1.648 jiwa.
"Jadi ada 1.648 yang meninggal, hilang masih 683 dan yang tertimbun masih 152," kata Wiranto.
(ahl)
Internet Akan Alami Gangguan, Kominfo Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir
JAKARTA- Pemeliharaan server oleh ICANN (Internet
Corporation for Assigned Names and Numbers) yang berdampak ke-130
negara. mendapat tanggapan langsung dari Kominfo yang meminta seluruh
pengguna untuk tenang dan tidak perlu khawatir terkait kabar tersebut.
Dengan demikian, Kemkominfo mengimbau ISP di Indonesia yang belum menggunakan DNS (Domain Name System) Resolver terbaru agar tetap waspada sehingga perbaikan tersebut tidak akan berdampak.
“Pengguna internet tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan apa-apa, jika terjadi anomali harap hubungi isp/provider yg mengelola DNS resolvernya untuk memastikan berjalan dengan baik,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam wawancara dengan Okezone, Jumat (12/10/2018)
Domain Name System (DNS) yang akan berdampak yakni yang berfungsi mencari alamat IP dari nama domain yang dituju. DNS Revolver yang dimaksud antara lain milik Interner Service Provider dan Google. ISP yang menjalankan DNS resolver harus memastikan bahwa keys root di server DNS Resolver mereka di update.
Hal yang sama juga diungkap Ketua Umum Pandi (Pengelola Nama Domain Indonesia) Andi Budimansyah yang meminta pengguna internet di Indonesia tidak perlu mengkhawatirkan isu yang beredar.
"Pergantian root server ICANN ini telah diantisipasi oleh pengelola nama domain di seluruh dunia sejak 2 tahun lalu," pungkasnya.
(muf)
Dengan demikian, Kemkominfo mengimbau ISP di Indonesia yang belum menggunakan DNS (Domain Name System) Resolver terbaru agar tetap waspada sehingga perbaikan tersebut tidak akan berdampak.
“Pengguna internet tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan apa-apa, jika terjadi anomali harap hubungi isp/provider yg mengelola DNS resolvernya untuk memastikan berjalan dengan baik,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam wawancara dengan Okezone, Jumat (12/10/2018)
Domain Name System (DNS) yang akan berdampak yakni yang berfungsi mencari alamat IP dari nama domain yang dituju. DNS Revolver yang dimaksud antara lain milik Interner Service Provider dan Google. ISP yang menjalankan DNS resolver harus memastikan bahwa keys root di server DNS Resolver mereka di update.
Hal yang sama juga diungkap Ketua Umum Pandi (Pengelola Nama Domain Indonesia) Andi Budimansyah yang meminta pengguna internet di Indonesia tidak perlu mengkhawatirkan isu yang beredar.
"Pergantian root server ICANN ini telah diantisipasi oleh pengelola nama domain di seluruh dunia sejak 2 tahun lalu," pungkasnya.
(muf)
Intel Ciptakan Modem 5G dengan Kecepatan 6GB/Detik
AKARTA - Intel mengumumkan modem XMM 8160 5G, modem
multimode yang dioptimalkan untuk menyediakan konektivitas 5G ke ponsel,
PC dan broadband access gateways. Intel mempercepat waktu peluncuran
modem tersebut setengah tahun lebih awal.
Modem tersebut akan mendukung kecepatan puncak hingga 6 gigabit per detik, yang diklaim tiga hingga enam kali lebih cepat daripada modem LTE terbaru yang tersedia saat ini.
Modem ini akan tersedia pada paruh kedua 2019 dan akan memberikan fitur dan pengalaman untuk mempercepat adopsi 5G secara luas.
"Modem Intel XMM 8160 5G yang baru memberikan solusi ideal untuk mendukung volume besar untuk penskalaan di beberapa kategori perangkat bertepatan dengan penyebaran 5G yang luas," kata Intel corporate vice president and general manager of the Communication and Devices Group, Dr. Cormac Conroy, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
"Kami melihat permintaan besar untuk rangkaian fitur lanjutan dari XMM 8160, sehingga kami membuat keputusan strategis untuk menarik peluncuran modem ini setengah tahun untuk memberikan solusi 5G terkemuka," sambung dia.
Intel XMM 8160 merupakan modem multimode, yang berarti akan mendukung standar baru untuk 5G New Radio (NR), termasuk standalone (SA) dan non-standalone (NSA), serta radio lama 4G, 3G dan 2G dalam satu chipset.
Modem tersebut akan mendukung kecepatan puncak hingga 6 gigabit per detik, yang diklaim tiga hingga enam kali lebih cepat daripada modem LTE terbaru yang tersedia saat ini.
Modem ini akan tersedia pada paruh kedua 2019 dan akan memberikan fitur dan pengalaman untuk mempercepat adopsi 5G secara luas.
"Modem Intel XMM 8160 5G yang baru memberikan solusi ideal untuk mendukung volume besar untuk penskalaan di beberapa kategori perangkat bertepatan dengan penyebaran 5G yang luas," kata Intel corporate vice president and general manager of the Communication and Devices Group, Dr. Cormac Conroy, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
"Kami melihat permintaan besar untuk rangkaian fitur lanjutan dari XMM 8160, sehingga kami membuat keputusan strategis untuk menarik peluncuran modem ini setengah tahun untuk memberikan solusi 5G terkemuka," sambung dia.
Intel XMM 8160 merupakan modem multimode, yang berarti akan mendukung standar baru untuk 5G New Radio (NR), termasuk standalone (SA) dan non-standalone (NSA), serta radio lama 4G, 3G dan 2G dalam satu chipset.
STMIK PRINGSEWU – UPACARA PELEPASAN KUNJUNGAN INDUSTRI
STMIK PRINGSEWU (11/2), – Dr. H. Fauzi (Tokoh Pendidikan)
melepas mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan
Komputer (STMIK) Pringsewu didampingi unsur pimpinan STMIK Pringsewu
dalam rangka pelaksanaan kunjungan industri tahun 2018. Upacara
pelepasan tersebut dilaksanakan di Pendopo Pringsewu.
Dr. H. Fauzi (Tokoh Pendidikan)
dalam upacara pelepasan mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu kunjungan
industri 2018 mengatakan, kunjungan industri ini merupakan salah satu
proses belajar, karena proses belajar bukan hanya di dalam kelas, namun
belajar dengan menggali pengalaman orang lain juga merupakan proses
belajar. Perjalanan menuntut ilmu termasuk perjalanan ibadah. Karenanya
saya berpesan jangan lupa berdoa, perbanyak berdoa agar perjalanan
lancar.
“Ambil ilmu dan
hikmah serta makna dari kunjungan industri ini, bagaimana ilmu-ilmu yang
didapat dari kunjungan industri berkaitan tentang kewirausaahaan yang
berbasis IT, diharapkan menjadi bekal bagi para mahasiswa,” katanya.
Sementara Nur Aminudin, M.T.I
menambahkan, kunjungan industri adalah kegiatan tahunan yang diadakan
oleh Perguruan Tinggi STMIK Pringsewu jurusan sistem informasi dan
manajemen informatika sebagai salah satu cara untuk menambah ilmu dan
pengalaman yang dibutuhkan dunia kerja yang belum didapatkan dalam
perkuliahan. Dengan kunjungan industri mahasiswa STMIK Pringsewu jurusan
sistem informasi dan manajemen informatika akan lebih mengetahui
permasalahan-permasalahan yang ada secara langsung, sehingga mahasiswa
STMIK Pringsewu jurusan sistem informasi dan manajemen informatika dapat
menganalisis dan membandingkan ilmu-ilmu yang sudah dipelajari dalam
perkuliahan dengan praktek yang ada dalam dunia kerja, ungkap Nur
Aminudin, M.T.I.(*na)
TRAINING & SERTIFIKASI MIKROTIK
KUTI TRAINING &
SERTIFIKASI MIKROTIK bersama Ziad Sobri Koordinator Mikrotik Indonesia
Basic Mikrotik Training – Essentials (MTCNA), Advanced Mikrotik Training
– Traffic Control (MTCTCE), Advanced Mikrotik Training – Wireless
(MTCWE), Advanced Mikrotik, Training – Routing (MTCRE), Advanced
Mikrotik Training – User Manager (MTCUME), Advanced Mikrotik Training –
IPv6 (MTCIPv6E), Advanced Mikrotik Training – Inter Networking (MTCINE).
Pelaksanaan tanggal 13 s.d 18 Maret 2018, tempat STMIK PRINGSEWU Kampus B Gadingrejo.
Sertifikat MTCNA & MTCRE merupakan Langkah awal untuk Berkarir di Dunia IT.
TIM VOLLY PUTRI STMIK PRNGSEWU RAIH JUARA II
STMIK PRINGSEWU – Jum’at, (9/3),
FINAL TURNAMEN BOLA VOLLY KABUPATEN PRINGSEWU DALAM RANGKA MENYAMBUT HUT
KABUPATEN PRINGSEWU KE-9 TIM VOLLY PUTRI STMIK PRNGSEWU RAIH JUARA II,
Civitas Akademika STMIK Pringsewu mengucapkan selamat dan sukses serta
terima kasih banyak atas perjuangannya yang sudah melakukan hal yang
terbaik.
Open turnamen tersebut diikuti 98 klub
yang terdiri atas 64 klub putra dan 34 klub putri berasal dari Kabupaten
Tanggamus dan Pringsewu. Turnamen ini merupakan rangkaian memperingati
HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu.
Dalam penutupan open turnamen bola volly, Bupati
Sujadi mengharapkan agenda tersebut dilaksanakan setiap tahun dengan
memperebutkan piala bergilir. “Saya harapkan jadikan ajang ini digelar
pada setiap tahunnya dengan memperebutkan piala bergilir Bupati Cup,”
pintanya.
Melalui kegiatan ini diharapkan ke
depan dapat menghasilkan bibit-bibit berprestasi yang dapat diandalkan
sehingga bisa bersaing dalam perebutan perolehan emas di ajang porprov
maupun PON bahkan ketingkat internasional.(*na)
SEMINAR “Peran Teknologi untuk Pringsewu Bersahaja”
STMIK PRINGSEWU – Dalam rangka
mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan, peranan teknologi tidaklah
dapat diabaikan dan dikesampingkan, untuk itu dalam rangka HUT Kabupaten
Pringsewu Ke-9 STMIK PRINGSEWU mengadakan SEMINAR “Peran Teknologi untuk Pringsewu Bersahaja” yang Insya’Allah akan dilaksanakan pada :
Hari : SelasaTanggal : 13 Maret 2018
Jam : 08.00 WIB s/d selesai
Tempat : Aula STMIK Pringsewu
STMIK PRINGSEWU AKAN MENGGELAR LOMBA TARI KREASI, MODERN DANCE, FASHION SHOW (PAKAIAN TRADISIONAL) DAN SOLO SONG DALAM RANGKA HUT PRINGSEWU KE-9
STMIK PRINGSEWU – Insya’Allah pada tanggal 28 – 29
Maret 2018, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK)
Pringsewu Lampung akan menggelar Lomba Tari Kreasi, Modern Dance,
Fashion Show (Pakaian Tradisional), Solo Song untuk kategori siswa
SMA/SMK/MA sederajat, mahasiswa, umum. Perlombaan tersebut sekaligus
dalam rangka memperingati HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu. Selain itu,
mereka juga dapat menyalurkan bakatnya.
Nur Aminudin selaku
Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan Sekolah Tinggi Manajemen
Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengatakan, berbagai kegiatan
yang sudah dilakukan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
(STMIK) Pringsewu dalam rangka turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu ke-9 diantaranya Seminar
entrepreneurship, Seminar Penerapan Teknologi Dalam Menyiapkan Pemuda
Untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan, Seminar Penerapan ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan dan penelitian,
Seminar Peran teknologi untuk Pringsewu Bersahaja, Seminar pengolahan
data statistik untuk riset, Kompetisi futsal antar kelas, Outbond
Persahabatan antar Mahasiswa di Talang Indah dan Lomba selebgram, Lomba
web blog “HUT Kabupaten Pringsewu ke-9″ yang mempromosikan Desa atau
tempat wisata Kabupaten Pringsewu, Lomba kreatifitas membuat video
ucapan HUT Kabupaten Pingsewu ke-9. Insya’Allah tanggal 31 Maret 2018 pelaksanaan lomba Bazar dan Bussines Plan serta Baksos di Pendopo Kabupaten Pringsewu.
Peringatan
HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 sebagai momentum untuk refleksi atas
kinerja pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat. Dalam
kegiatan peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 ini masyarakat juga
bersama-sama mensukseskan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan
hari jadi kabupaten Pringsewu yang mempunyai visi “Pringsewu Berdaya
Saing, Harmonis dan Sejahtera (BERSAHAJA)”, ucapnya. (*na)
PEMBUKAAN LOMBA TARI KREASI, MODERN DANCE, FASHION SHOW (PAKAIAN TRADISIONAL), SOLO SONG
STMIK PRINGSEWU – Rabu (28/3),
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu
Lampung menggelar Lomba Tari Kreasi, Modern Dance, Fashion Show (Pakaian
Tradisional), Solo Song untuk kategori siswa SMA/SMK/MA sederajat,
mahasiswa, umum. Perlombaan tersebut sekaligus dalam rangka memperingati
HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu. Selain itu, mereka juga dapat menyalurkan
bakatnya.
Perlombaan yang digelar di halaman
kampus, merupakan tahap dari serangkaian kegiatan yang sudah
direncanakan, kegiatan perlombaan ini diharapakan dapat menjadi ajang
silahturahmi.
Lomba Tari Kreasi, Modern Dance,
Fashion Show (Pakaian Tradisional), Solo Song yang digelar di halaman
kampus tersebut dibuka secara resmi oleh Nur Aminudin, M.T.I Wakil Ketua
III mewakili Hj. Rita Irviani, M.M., Ketua STMIK Pringsewu didampingi
Wakil Ketua II Kasmi, M.M, Kaprodi Manajemen Informatika Oktafianto,
M.T.I, Kepala Sumber Daya Manusia STMIK Pringsewu Dedi Irawan, M.E.Sy,
Kepala CDC Miswan Gumanti, MBA, Sudewi, M.M, Suyono, M.T.I dan Bapak/Ibu
Dosen STMIK Pringsewu.
Nur Aminudin selaku
Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan Sekolah Tinggi Manajemen
Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengatakan, berbagai kegiatan
yang sudah dilakukan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
(STMIK) Pringsewu dalam rangka turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu ke-9 diantaranya Seminar
entrepreneurship, Seminar Penerapan Teknologi Dalam Menyiapkan Pemuda
Untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan, Seminar Penerapan ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan dan penelitian,
Seminar Peran teknologi untuk Pringsewu Bersahaja, Seminar pengolahan
data statistik untuk riset, Kompetisi futsal antar kelas, Outbond
Persahabatan antar Mahasiswa di Talang Indah dan Lomba selebgram, Lomba
web blog “HUT Kabupaten Pringsewu ke-9″ yang mempromosikan Desa atau
tempat wisata Kabupaten Pringsewu, Lomba kreatifitas membuat video
ucapan HUT Kabupaten Pingsewu ke-9. Insya’Allah tanggal 31 Maret 2018 pelaksanaan lomba Bazar dan Bussines Plan serta Baksos di Pendopo Kabupaten Pringsewu.
Peringatan
HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 sebagai momentum untuk refleksi atas
kinerja pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat. Dalam
kegiatan peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 ini masyarakat juga
bersama-sama mensukseskan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan
hari jadi kabupaten Pringsewu yang mempunyai visi “Pringsewu Berdaya
Saing, Harmonis dan Sejahtera (BERSAHAJA)”.
Kita
tidak perlu mencari perbedaan karena memang kita diciptakan Allah SWT
sudah berbeda-beda. Yang perlu kita cari adalah persamaan, bagaimana
kita bersama-sama dalam membangun Kabupaten Pringsewu ini untuk
mewujudkan kepentingan kita bersama. Itu yang penting, dan Pembangunan
yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu ini harus kita
dukung, ucapnya.(*na)
PERINGATI HUT PRINGSEWU KE-9, MAHASISWA STMIK PRINGSEWU GELAR BAKSOS
STMIK PRINGSEWU
– Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 Unit Kegiatan
Mahasiswa STMIK Peduli Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
(STMIK) Pringsewu, Senin (2/4) melaksanakan BAKSOS (Bakti Sosial) turun
ke terminal Pringsewu dan pasar Pringsewu.
Presiden
Mahasiswa STMIK Pringsewu Priyanti mengatakan, kegiatan ini dilakukan
membangun keakraban terhadap masyarakat, dan membangun rasa peduli
terhadap sesama, sasaran BAKSOS hari ini tukang becak dan pemulung,
untuk hari ini 37 paket sembako yang sudah kita berikan. Kegiatan
tersebut adalah salah satu wujud kepedulian sosial mahasiswa STMIK
Pringsewu.
BEM STMIK Pringsewu melalui UKM STMIK
Peduli Insya’Allah acara baksos rutin untuk masyarakat kurang mampu di
sekitar wilayah Pringsewu. Baksos ini mempunyai 2 tujuan,yakni internal
dan eksternal. Tujuan internalnya adalah kaderisasi dalam organisasi,
sedangkan tujuan eksternalnya adalah untuk mengamalkan ajaran tentang
berbagi rizki dengan kaum dhuafa. Selain itu baksos ini menjadi
kebanggan tersendiri bagi kami selaku aktivis kampus. Kita bisa membantu
orang-orang yang lagi membutuhkan, serta semangat mereka bekerja keras
demi ingin menghidupi keluarganya patut kita contoh, Rencananya BEM
STMIK Pringsewu beserta UKM STMIK Peduli kembali akan melaksanakan
baksos tahap 2, ucap Prianti.
Sementara Nur
Aminudin Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STMIK Pringsewu
mengatakan, kegiatan bakti sosial yang dilaksankan mahasiswa STMIK
Pringsewu ini mengajarkan kita untuk saling peduli, mewujudkan rasa
cinta kasih, dan saling menolong bagi mereka yang membutuhkan uluran
tangan. Dalam kegiatan bakti sosial kita akan mendapatkan banyak
pelajaran, terutama pada lingkungan masyarakat. Kita sebagai manusia
memliki kewajiban untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Selain
itu, kegiatan bakti sosial juga membantu pembentukan sikap dan kepekaan
sosial dari diri kita. Banyak manfaatnya dalam kegiatan Bakti Sosial
yang dilakukan mahasiswa STMIK Pringsewu seperti menambah wawasan dan
pengetahuan sosial, membantu pembentukan sikap dan kepribadian
seseorang, menumbuhkan rasa moralitas yang tinggi, menumbuhkan semangat
untuk menemukan inspirasi baru, mengembangkan kepribadian dan rasa
saling peduli, melatih jiwa kepemimpinan, dapat membentuk Emotional
Intelegent Quotien (EQ) (Melatih kesabaran dan Emosi seseorang), dapat
merasakan indahnya berbagi pada sesama, dapat memahami banyak hal dari
diri sendiri yang bisa disyukuri daripada dikeluhkan, kita akan merasa
bahagia ketika bisa memberi hal yang bermanfaat pada orang lain,
ucapnya.(*na)
JUM’AT BERKAH, MAHASISWA STMIK PRINGSEWU BERBAGI SEGO BUNGKUS
STMIK PRINGSEWU – Kehidupan memang mengajarkan tentang
banyak hal. Salah satunya adalah mengajarkan untuk berbagi kepada yang
membutuhkan. Model berbagi dapat dilakukan dengan berbagai macam cara.
Tak ubahnya sekedar memberi sebungkus nasi kepada yang membutuhkan,
seperti yang dilakukan oleh BEM STMIK Pringsewu dengan UKM STMIK
Pringsewu Peduli Soisal, Jum’at (13/4).
Presiden mahasiswa
STMIK Pringsewu Prianti mengatakan, untuk seseorang bersedekah tidak
harus menunggu waktu lama saat kaya. Dalam kondisi dan keadaan apapun ia
memiliki kesempatan untuk bersedekah. Justru disaat sempit bersedekah
agar lapang.
Dia menilai mindset nya dulu yang
harus diperbaiki jangan karena punya baru berbagi. Jangan karena masih
punya uang baru beramal. Justru amal kita yang akan memudahkan rezeki,
ucapnya.
Prianti menambahkan, BEM STMIK Pringsewu
melalui UKM STMIK Pringsewu Peduli Sosial ini terus berkiprah dan
berinovasi dalam mengembangkan kegiatan kemanusiaan yang lebih kreatif
dan pastinya tetap bermanfaat. Model kegiatan yang inovatif diharapkan
agar tidak membosankan baik bagi UKM tersebut maupun rekan-rekan yang
dengan sukarela membantu proses berjalannya kegiatan kemanusiaan ini.
Kami terus lakukan inovasi kegiatan agar tidak jenuh, namun tetap
mengarah pada kegiatan kemanusiaan.
UKM STMIK
Pringsewu Peduli Sosial membagikan nasi bungkus hari ini sebanyak 85
nasi bungkus di lingkungan pasar Pringsewu dan pasar pagi Pajaresok.
Sasaran kegiatan berbagi sedekah nasi bungkus ini tukang becak, tukang
parkir, pemulung, tukang bersih-bersih pasar, tukang ojek, dan pedagang.
Sementara,
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Nur Aminudin, M.T.I mengapresiasi
dan bangga kepada mahasiswa STMIK Pringsewu yang mau terlibat dalam
kegiatan sosial.
Menurutnya, organisasi
kemahasiswaan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat
bakatnya, belajar bekerja sama dalam menyelenggarakan sebuah even,
melatih jiwa kepemimpinan, dan melakukan hal yang bermanfaat bagi
masyarakat. Mahasiswa STMIK Pringsewu peduli dengan permasalahan sosial
yang ada di sekitar. Ketika kita melihat suatu keadaan tertentu, ketika
kita menyaksikan kondisi masyarakat maka kita akan tergerak melakukan
sesuatu. Apa yang kita lakukan ini diharapkan dapat memperbaiki atau
membantu, ucapnya.
Beliau menambahkan, menjadi
mahasiswa berprestasi di bidang akademis memang sesuatu yang amat
dibanggakan oleh mahasiswa, namun jangan lupa bahwa berprestasi bisa
kita lakukan di luar lingkungan perkuliahan, yaitu dengan sikap peduli
terhadap isu-isu sosial yang ada di sekitar kita. Mungkin bantuan yang
kita berikan tidak begitu bernilai bagi kita, namun kita tidak pernah
tau seperti apa manfaat bantuan yang kita berikan bagi orang lain yang
membutuhkan. Sedikit bantuan kecil dari kita, akan sangat berarti dan
besar manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan.
مَثَلُ الَّذِينَ
يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ
أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ
وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Perumpamaan
(nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di
jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh
bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan
(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah : 261).
Ayat
ini berpesan agar tidak merasa berat membantu karena apa yang
dinafkahkan akan tumbuh dan berkembang degan berlipat ganda. Perumpaman
keadan yang sangat memungkinkan dari orang-orang yang menafkahkan harta
mereka dengan tulus di jalan Allah SWT adalah serupa dengan keadaan yang
memungkinkan dari seorang petani yang menabur butir benih. Sebutir
benih yang ditanamnya menumbuhkan tujuh butir, dan pada setiap butir
terdapat setatus biji.(*na)
PERINGATI HARI KARTINI SELURUH PETUGAS UPACARA STMIK PRINGSEWU ADALAH PEREMPUAN
STMIK PRINGSEWU – Sebagai wujud rasa penghormatan
kepada perjuangan pahlawan kita, Ibu Kartini, Sabtu, 21 April 2018 –
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu
menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Kartini ke-139
dihalaman Kampus STMIK Pringsewu. Upacara Hari Kartini di halaman kampus
ini dihadiri bapak/ibu dosen dan mahasiswa. Menariknya, dalam upacara
ini, seluruh petugasnya adalah perempuan. Bertindak sebagai inspektur
upacara Wakil Ketua I Elisabet Yunaeti A, M.T.I.
alam amanatnya, Elisabet meminta agar momen hari Kartini jadi tonggak kebangkitan para perempuan, perempuan bisa meraih prestasi seperti kaum laki-laki. Jadi, mari kita jadikan momen ini untuk bangkit sekaligus instrospeksi diri, ucapnya.
alam amanatnya, Elisabet meminta agar momen hari Kartini jadi tonggak kebangkitan para perempuan, perempuan bisa meraih prestasi seperti kaum laki-laki. Jadi, mari kita jadikan momen ini untuk bangkit sekaligus instrospeksi diri, ucapnya.
Setelah upacara selesai, akan dilaksanakan lomba membuat nasi goreng antar mahasiswa bertempat di halaman kampus.(*na)
PERINGATI HARI KARTINI KE-139, MAHASISWA STMIK PRINGSEWU IKUTI LOMBA MASAK NASI GORENG
STMIK PRINGSEWU – Suasana halaman kampus STMIK
Pringsewu terlihat semarak dan penuh canda tawa, Sabtu (21/4). Hal ini
seiring adanya lomba masak nasi goreng yang dikhususkan bagi mahasiswa
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu.
Prianti selaku
pelaksana sekaligus Presiden mahasiswa STMIK Pringsewu mengatakan, lomba
masak dalam rangka memperingati hari lahir Kartini ke-139 itu
berlangsung sekitar 30 menit yang diikuti 9 kelompok. Selama lomba
berlangsung, terlihat tingkah lucu dari peserta saat mempersiapkan
masakan.
Prianti menambahkan, bahwa tim juri
terdiri dari dosen STMIK Pringsewu yakni Marilin, Ida Ayu Putu Anngi S,
Erliza Septia Nagara. Untuk pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada
hari Ahad (22/4) berbarengan dengan LOMBA DA’I STMIK PRINGSEWU, ucapnya.
(*na)
STMIK PRINGSEWU PERINGATI ISRA’ MI’RAJ 1439 H
STMIK PRINGSEWU – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika
dan Komputer (STMIK) Pringsewu, Ahad malam Senin (22/4) memperingati
Isra Mi’raj 1439 H sekaligus silaturahmi yang diselenggarakan di halaman
kampus setempat dengan penceramah Ustadz Muhammad Saefuddin mahasiswa
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu. Acara diawali oleh
penampilan group hadroh pondok pesantren baitul qur’an dibawah pimpinan
H. Abdul Hamid Alhafiz.
Peristiwa Isra’
Mi’raj merupakan sebuah peristiwa perjalanan yang dilakukan Nabi
Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa menuju Sidratul
Muntaha dan sampai di langit ketujuh Surga Baitul Makmur untuk menerima
perintah menunaikan shalat lima waktu sehari semalam. Peristiwa mulia
tersebut dapat diperingati sebagai wujud rasa syukur para umatnya.
Peringatan Isra Mi’raj juga dapat dijadikan momentum bagi para
institusi/lembaga untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi para
pegawai di lingkungan STMIK Pringsewu maupun masyarakat.(*na)
STMIK PRINGSEWU – SARASEHAN KEBANGSAAN
STMIK PRINGSEWU – Bertempat di Aula Lt. II Sekolah
Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu (Sabtu,
28/4) akan menyelenggarakan sarasehan kebangsaan dengan tema “Dalam Rangka Membendung Arus Radikal dan Terorisme di Wilayah Hukum Polda Lampung” jam 08.00 WIB s.d selesai, dengan narasumber :
1. Kombes Pol Yosi Hariyoso (Kepala Biro Operasi Polda Lampung)
2. Ken Setiawan (Mantan Komandan Negara Islam Indonesia)
1. Kombes Pol Yosi Hariyoso (Kepala Biro Operasi Polda Lampung)
2. Ken Setiawan (Mantan Komandan Negara Islam Indonesia)
STMIK PRINGSEWU GELAR SARASEHAN KEBANGSAAN
STMIK PRINGSEWU – Sabtu (28/4),
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu
menyelenggarakan sarasehan kebangsaan dengan tema “Dalam Rangka
Membendung Arus Radikal dan Terorisme di Wilayah Hukum Polda Lampung”
bertempat di Aula Lt. II Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan
Komputer (STMIK) Pringsewu.
Sarasehan Kebangsaan
dengan tema “Dalam Rangka Membendung Arus Radikal dan Terorisme di
Wilayah Hukum Polda Lampung” menghadirkan narasumber Kombes Pol Yosi
Hariyoso (Kepala Biro Operasi Polda Lampung), Ken Setiawan (Mantan
Komandan Negara Islam Indonesia) dihadiri Kepala Kesbangpol Pringsewu
Sukarman, Wakil Ketua I Bidang Akademik Elisabet Y. A, M.T.I, Wakil
Ketua III Bidang Kemahasiswaan Nur Aminudin, M.T.I, Ka. LPPM M.
Muslihudin, M.T.I, Kaprodi Sistem Informasi Tri Susilowati, M.T.I,
Kaprodi Manajemen Informatika Oktafianto, M.T.I serta bapak ibu dosen
STMIK Pringsewu.
Sarasehan Kebangsaan dibuka Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STMIK
Pringsewu, Nur Aminudin mengatakan, tujuan dari diadakan Sarasehan
Kebangsaan ini untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap
pentingnya negara kesatuan republik indonesia. Sehingga diharapkan
mahasiswa memiliki Interpretasi yang tepat terhadap nilai-nilai
Pancasila, untuk dapat diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara. Bangsa adalah roh suatu negara, bangsa yang kokoh kuat,
bersatu padu yang memiliki jati diri kuat pasti mampu membangun
bangsanya menjadi bangsa yang adil makmur sejahtera. Untuk memperkuat
kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, kita harus terus memupuk modal
sosial bangsanya agar terus tumbuh di masyarakat, rasa saling memiliki
di antara sesama anak bangsa akan menumbuhkan sinergi dan harmoni.
Karena kita percaya bahwa sikap dan tindakan setiap anak bangsa
dilandasi rasa saling memiliki atas bangsa ini, ucapnya.
Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit
mewakili Kombes Pol Yosi Hariyoso menyampaikan beberapa hal berkaitan
dengan 4 pilar kebangsaan; Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara
Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.
Kompol
Andik Purnomo Sigit mengatakan, persatuan dan kesatuan yang sudah
masyarakat Kabupaten Pringsewu jalin selama ini harus ditingkatkan lagi.
Tentu ini harus melalui peran serta semua Element masyarakat Kabupaten
Pringsewu, Lampung, ya termasuk mahasiswa STMIK Pringsewu sendiri.
Melalui
kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan rasa persatuan dan
kesatuan kita, semua itu seharusnya dapat terwujud jika dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara mengacu pada empat pilar kebangsaan dan terutama
Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Seluruh elemen masyarakat,
mahasiswa STMIK Pringsewu diharapkan bisa berperan serta didalam menjaga
kerukunan umat beragama.
Kompol Andik Purnomo
Sigit meminta masyarakat untuk mewaspadai gerakan radikalisme dan
terorisme. Pasalnya, hal tersebut sangat mungkin ditumpangi kepentingan
yang akhirnya akan memecah belah persatuan. Untuk itu, salah satu
langkah yang dapat dilakukan dalam merajut nilai-nilai kebhinekaan
adalah membangun kembali ruang-ruang toleransi dan keberagaman sejak
dini, ucapnya.
Sementara Mantan
pentolan Negara Islam Indonesia (NII) sekaligus pendiri NII Crisis
Center Ken Setiawan hadir didalam Sarasehan Kebangsaan dengan tema
“Dalam Rangka Membendung Arus Radikal dan Terorisme di Wilayah Polda
Lampung”.
Kali ini Ken Setiawan membeberkan
betapa bahayanya radikalisme atas keutuhan NKRI. Dalam kesempatan
tersebut, Ken juga menyampaikan pengalamannya bahwa radikalisme yang
dulu dianut justru bertentangan dengan ajaran Islam yang sesungguhnya.
Mereka menghalalkan segala cara dengan alasan bahwa saat ini seperti
kondisi perang, termasuk menyebarkam hoax agar masyarakat terprovokasi.
”Banyak sekali pemuda yang terpengaruh paham radikal, menyimpang dari
ajaran Islam. Sehingga terpengaruh mengikuti jihad yang salah yg
merupakan langkah teroris untuk memusuhi sesama warga Indonesia,”
ucapnya.
Menurutnya, saat ini generasi muda rawan
direkrut menjadi anggota kelompok radikal karena terpengaruh terhadap
teman atau orang yang baru di kenal dengan menyampaikan doktrin radikal
yg sugestinya adalah memakai hukum Islam. Hal itu karena para pemuda
dalam perjalanan pencarian jati diri, sehingga keyakinan yang dimiliki
mudah goyah. Mereka seperti multilevel marketing, orang yang sudah
terekrut punya tanggung jawab merekrut orang lain lagi sebab itu
dianggap dakwah dan jihad.
Kelompok radikal
berusaha meyakinkan agar korban ragu terhadap agama yg dia anut dan ragu
terhadap negara saat ini sehingga menyakinkan untuk pindah ke Negara
Islam. Mereka menjelaskan terhadap jamaah baru bahwa orang yang tidak
menganut hukum Islam, dianggap kafir dan halal darahnya atau layak untuk
dibunuh.
”Ini yang kemudian menjadi cikal bakal
gerakan radikalisme yang arahnya menuju terorisme,” kalau radikalisme
pemikiran di biarkan, maka 10 tahun kedepan akan sangat membahayakan
keutuhan dan kedaulatan bangsa, tandasnya.
Menurut
Ken Setiawan, Intoleransi merupakan pintu awal dan satu paket dengan
radikal dan terorisme. Mereka itu menganggap hanya diri dan kelompoknya
saja yang benar, yang lain salah, diri dan kelompoknya saja yang masuk
surga sementara kelompok lain semua masuk neraka.
Mantan
pentolan Negara Islam Indonesia (NII) sekaligus pendiri NII Crisis
Center Ken Setiawan memberikan tips antisipasi; Pelajari Islam dengan
paripurna kepada ahlinya, Kenali modus perekrutan kelompok radikal dan
gerakan radikal lainnya, Tolak dengan tegas bila mulai diajak kajian
yang sembunyi-sembunyi, Berdialog kepada orang lain bila mendapatkan
materi Islam yang tidak dimengerti, Kritis walaupun dalam konteks agama
agar tidak mudah tersugesti yang merupakan pintu awal perekrutan. (*na)
STMIK PRINGSEWU Raih Sinta Awards 2018
STMIK PRINGSEWU berhasil meraih
Science and Technology Index (Sinta) Awards Tahun 2018 sebagai institusi
dengan produktivitas publikasi dari Kementerian, Riset, Teknologi, dan
Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).
Penghargaan
diterima oleh Ketua LLPM STMIK Pringsewu M. Muslihudin, M.T.I di
Auditorium Gedung D Kemenristek Dikti RI, Jakarta, Rabu (4/7).
“Sinta
Awards 2018 ini dipersembahkan untuk segenap sivitas akademika STMIK
Pringsewu yang sangat gigih meningkatkan publikasi ilmiah hasil
penelitian dan pengadian masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya,
Sinta Awards sebagai ajang yang positif untuk motivasi peningkatan
publikasi ilmiah dan merupakan prestasi gemilang sivitas akademisi STMIK
Pringsewu dalam produktivitas publikasi ilmiah.
STMIK
Pringsewu memiliki Produktifitas Publikasi yang membanggakan yaitu
berdasarkan penilaian dalam jangka waktu 3 Tahun terahir 2016-2018 STMIK
Pringsewu Masuk 100 Top Affilation yaitu dengan Peringkat 77 dan dengan
Score Nilai 92. “Kami bersyukur keeja keras lembaga dapat apresiaai
dari pemerintah, semoga kedepannya bisa lebih baik”, ungkapnya. (*na)
PEMBEKALAN KKN
STMIK PRINGSEWU – Sebanyak 210 mahasiswa Sekolah Tinggi
Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengikuti
pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula STMIK Pringsewu, Rabu
(18/7).
Sudewi selaku Ketua
Badan Pelaksana KKN STMIK Pringsewu mengatakan, dari 210 mahasiswa
tersebut terbagi atas 3 Kecamatan (Gading Rejo, Ambarawa, Pardasuka) dan
dari 3 Kecamatan tersebut 210 mahasiswa akan ditempatkan pada 20 Pekon
di Kabupaten Pringsewu. Tujuan dari pembekalan KKN adalah memberikan
wawasan, pengetahuan, keterampilan , dan teknik untuk melaksanakan
kegiatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan seluruh rangkaian
kegiatan KKN mulai dari observasi dan penrencanaan sampai dengan
evaluasi hasil pembuatan laporan, sehingga mahasiswa siap dalam hal
persiapan Kuliah Kerja Nyata.
KKN kali ini
bertema “Pemberdayaan Masyarakat Pekon Melalui Implementasi Teknologi
Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat serta Membangun
Sinergi dengan Pemerintah Daerah”.
Sudewi
menambahkan, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi merupakan salah
satu upaya untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat. Teknologi
informasi merupakan sebuah kebutuhan primer yang wajib di penuhi oleh
setiap masyarakat. Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang
digunakan untuk mengolah data, memproses, mendapatkan, menyusun,
menyimpan dan memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan
informasi yang berkualitas.
Kesenjangan informasi
dapat ditempatkan sebagai salah satu indikator kemiskinan. Kesenjangan
informasi menunjukkan ketidakmampuan mengakses dan menggunakan informasi
yang akan berdampak pada kesejahteraan seseorang. Oleh karen itu
Pemberdayaan masyarakat dalam bidang informasi merupakan hal yang
penting, karena teknologi informasi merupakan suatu aspek yang dapat
mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat pekon. Sebagaimana
diamanatkan dalam UU No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan
Jangka Panjang Nasional 2005-2025, masyarakat informasi Indonesia
diproyeksikan terwujud pada periode jangka menengah ketiga, yaitu tahun
2015-2019. Penetapan sasaran ini didasarkan pada kenyataan bahwa
kemampuan untuk mendapatkan, mengolah, dan memanfaatkan informasi mutlak
dimiliki oleh suatu bangsa tidak saja untuk meningkatkan pertumbuhan
ekonomi dan daya saing bangsa tersebut, tetapi juga untuk meningkatan
taraf dan kualitas hidup masyarakatnya. (*na)
STMIK PRINGSEWU AKAN MENGGELAR LOMBA TARI KREASI, MODERN DANCE, FASHION SHOW (PAKAIAN TRADISIONAL) DAN SOLO SONG DALAM RANGKA HUT PRINGSEWU KE-9
STMIK PRINGSEWU – Insya’Allah pada tanggal 28 – 29
Maret 2018, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK)
Pringsewu Lampung akan menggelar Lomba Tari Kreasi, Modern Dance,
Fashion Show (Pakaian Tradisional), Solo Song untuk kategori siswa
SMA/SMK/MA sederajat, mahasiswa, umum. Perlombaan tersebut sekaligus
dalam rangka memperingati HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu. Selain itu,
mereka juga dapat menyalurkan bakatnya.
Nur Aminudin selaku
Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan Sekolah Tinggi Manajemen
Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu mengatakan, berbagai kegiatan
yang sudah dilakukan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
(STMIK) Pringsewu dalam rangka turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu ke-9 diantaranya Seminar
entrepreneurship, Seminar Penerapan Teknologi Dalam Menyiapkan Pemuda
Untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan, Seminar Penerapan ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan dan penelitian,
Seminar Peran teknologi untuk Pringsewu Bersahaja, Seminar pengolahan
data statistik untuk riset, Kompetisi futsal antar kelas, Outbond
Persahabatan antar Mahasiswa di Talang Indah dan Lomba selebgram, Lomba
web blog “HUT Kabupaten Pringsewu ke-9″ yang mempromosikan Desa atau
tempat wisata Kabupaten Pringsewu, Lomba kreatifitas membuat video
ucapan HUT Kabupaten Pingsewu ke-9. Insya’Allah tanggal 31 Maret 2018 pelaksanaan lomba Bazar dan Bussines Plan serta Baksos di Pendopo Kabupaten Pringsewu.
Peringatan
HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 sebagai momentum untuk refleksi atas
kinerja pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat. Dalam
kegiatan peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-9 ini masyarakat juga
bersama-sama mensukseskan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan
hari jadi kabupaten Pringsewu yang mempunyai visi “Pringsewu Berdaya
Saing, Harmonis dan Sejahtera (BERSAHAJA)”, ucapnya. (*na)
Sabtu, 17 November 2018
SELAMAT IDUL ADHA
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
Civitas Akademika STMIK Pringsewu Mengucapkan Selamat Idul Adha 1439 H
Hakikat qurban Idul Adha adalah bahwa kita harus kembali kepada tujuan hidup, yaitu beribadah kepada Allah SWT. Karena manusia dan jin tidaklah diciptakan, kecuali untuk beribadah.
Civitas Akademika STMIK Pringsewu Mengucapkan Selamat Idul Adha 1439 H
Hakikat qurban Idul Adha adalah bahwa kita harus kembali kepada tujuan hidup, yaitu beribadah kepada Allah SWT. Karena manusia dan jin tidaklah diciptakan, kecuali untuk beribadah.
LOGO BARU STMIK PRINGSEWU
Transformasi Logo STMIK PRINGSEWU
Logo baru STMIK Pringsewu yang merupakan distilasi dari beberapa materi yang diolah sehingga tidak hanya menjadi sebuah logo yang indah, tetapi memiliki makna yang mendalam, sehingga dapat mewakili visi dan misi dari STMIK Pringsewu untuk terus maju dan berkembang.
Logo baru STMIK Pringsewu yang merupakan distilasi dari beberapa materi yang diolah sehingga tidak hanya menjadi sebuah logo yang indah, tetapi memiliki makna yang mendalam, sehingga dapat mewakili visi dan misi dari STMIK Pringsewu untuk terus maju dan berkembang.
| Lima kelopak bunga berbingkai garis putih bermakna lambang pancasila, merupakan azas negara yang menjadi pedoman bagi civitas akademika STMIK PRINGSEWU yang diarahkan pada kepentingan Negara, bangsa dan agama. Warna biru bermakna ruang terbuka, imajinasi dan inspirasi, diharapkan seluruh civitas akademika STMIK PRINGSEWU memiliki pemikiran terbuka, imajinasi dan menjadi inspirasi banyak orang. Warna kuning bermakna kecerdasan, kreatif, olah pikir dan optimis, diharapkan STMIK PRINGSEWU menghasilkan output yang memiliki kecerdasan, kreatif, olah pikir dan optimis. Tombak segitiga bermakna Tridharma Perguruan Tinggi (Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian), dan mewakili unsur bilangan 3 (tiga) sebagai bulan berdirinya STMIK PRINGSEWU. Lingkaran bermakna bergerak dinamis, memiliki kecepatan, berkualitas dan dapat diandalkan, diharapkan STMIK PRINGSEWU menjadi kampus yang bergerak dinamis, berkualitas dan dapat diandalkan. Siger bermakna ciri khas daerah lampung, keberadaan STMIK PRINGSEWU berlokasi di kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Komputer bermakna STMIK PRINGSEWU merupakan Perguruan Tinggi berbasis Teknologi Informasi dan menghasilkan Sarjana yang ahli dibidang Teknologi Informasi. Lingkaran Kuning dan Merah bermakna kecerdasan dan keberanian. | |
|---|---|
BEM STMIK PRINGSEWU GALANG BANTUAN LOMBOK
STMIK PRINGSEWU – Jum’at (24/8), BEM
STMIK Pringsewu menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Lombok
melalui Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, batuan diserahkan hari pukul
10.00 dan diterima oleh Hartadi, S. Sos.
Prianti
Presiden Mahasiswa STMIK Pringsewu mengatakan, kepedulian terhadap orang
tertimpa musibah merupakan salah satu hal yang penting dimiliki untuk
menunjukkan karakter ahklak mulia. Prianti menegaskan, bantuan terhadap
orang tertimpa musibah di Lombok melalui Dinas Sosial Kabupaten
Pringsewu berupa Pakaian layak pakai sebanyak 8 Kardus besar dan 3
karung besar yg dihimpun beberapa hari yang lalu.
Prianti
menambahkan, setiap individu selayaknya punya rasa peduli terhadap
sesama, dimana hal ini bisa memberikan berbagai manfaat antara lain
membantu mengatasi permasalahan dalam masyarakat. Selain itu, kepedulian
sesama juga membuat rasa kebersamaan semakin terbangun, ucapnya.
Sementara Nur Aminudin selaku Wakil Ketua III STMIK
Pringsewu mengatakan, setiap mahasiswa, ataupun yang sudah menyelesaikan
pendidikannya adalah aktor penting yang sangat diandalkan untuk
mewujudkan cita-cita pencerahan kehidupan bangsa kita di masa depan.
Mahasiswa sangat potensial untuk ikut serta menangani bencana alam di
Indonesia. Dengan bekal akademik serta pamor mahasiswa yang terbukti
paling peduli terhadap persoalan bangsa, cukuplah sebagai modal bagi
institusi untuk berpartisipasi aktif menanggulangi bencana-bencana di
Indonesia.
Dibalik semua bencana tersebut
terdapat ladang amal shalih yang sangat luas bagi masyarakat yang tidak
terkena bencana. Inilah saatnya bagi masyarakat untuk meluangkan waktu,
tenaga, fikiran, harta benda dan keahlian mereka guna membantu korban
bencana. Makanan, minuman, obat-obatan, air bersih, pakaian, selimut,
tenda, dan banyak hal mendesak lainnya dibutuhkan oleh ratusan ribu
masyarakat yang terkena bencana.
Di sini Allah
SWT hendak menguji seberapa jauh kepedulian dan ketanggapan kita dalam
menolong saudara kita yang sedang kesusahan.
Allah SWT berfirman:
وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Dan kerjakanlah amal kebaikan agar kalian beruntung!” (QS. Al-Hajj : 77)
Langganan:
Postingan (Atom)

















































