Samsung telah memamerkan ponsel layar lipat
pertamanya pada 7 November 2018 dalam acara Samsung Developer Conference
(SDC) 2018 di San Francisco. CEO Samsung, DJ Koh telah memprediksi jika
ponsel lipat akan menggantikan smartphone di masa depan.
Dilansir dari laman Phone Arena, Senin (12/11/2018) tak
hanya sampai di situ dia juga mengatakan bahwa Samsung juga tengah
mengembangkan ponsel lipat yang layarnya mampu direnggangkan.
Dalam gelaran tersebut, Koh juga mengakui jika Samsung bukanlah
perusahaan pertama yang membawa ponsel lipat di pasaran. Seperti
diketahui, Royole Corporation telah menelurkan ponsel lipat pertama di
dunia, FlexPai pada 31 Oktober 2018.
Alih-alih memuji FlexPai, Koh mengungkapkan perbedaan antara
ponsel lipat miliknya dengan perangkat besutan perusahaan asal
California tersebut. Dia mengungkapkan jika ponsel 7,3 inci milik
Samsung memiliki perhatian khusus kepada sistem yang dijalankan.
"Perbedaan antara ponsel lipat Samsung adalah untuk mengejar UX
yang optimal (pengalaman pengguna), baterai, dan ringan. Kami bertemu
dengan CEO Google Sundar Pichai dua bulan yang lalu dan
mengorganisasikan gugus tugas untuk UX dan dengan mendistribusikan
prototipe ke pengembang pada hari ini, kami akan menciptakan pengalaman
optimal sebelum peluncuran," ungkap dia.
Sebagai informasi, saat acara SDC Wakil Presiden Senior Pemasaran
Samsung, Justin Dennison mengatakan bahwa ponsel lipat akan hadir dalam
jumlah banyak pada awal 2019.
Hal tersebut juga didukung oleh Koh yang mengungkapkan jika
ponsel akan menghasilkan setidaknya satu juta unit perangkat. Kemudian,
jika respon pasar lebih baik maka Samsung akan memproduksi lebih banyak
perangkat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar